Sekilas Tentang Inosis

INOSIS adalah Merk Dagang dari PT. Inosis Loyalti Indonesia yang didirikan Tahun 2013 oleh beberapa pelaku bisnis di Loyalti Program yang sudah bekerja dan mempunyai pengalaman dalam bidang ini sejak dari Tahun 2005 dengan berbagai latar belakang keahlian Informasi Tekhnologi, Pemasaran dan Keuangan.

Kami memfokuskan diri sebagai perusahaan BPO (Business Process Outsource) Solusi Integrasi Sistem dari Hulu sampai Hilir untuk membantu perusahaan yang melakukan Loyalti Program dalam bentuk Produk dan Jasa yang meliputi Aplikasi Point Loyalti, Redemption Centre, Supply Chain Management serta Courier dan Warehouse Management.

Adapun Fokus klient INOSIS adalah Perusahaan yang melakukan kegiatan B2B (Business to Business) dan B2C (Business to Consumer) Loyalti Program dan Raffle Management dalam berbagai sektor seperti Barang-Barang Kebutuhan Konsumen (FMCG), Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan Telekomumikasi, Bank, Farmasi dan Bahan Bangunan.

Produk adalah salah satu bagian paling penting dari suatu loyalti program. Untuk memberikan kepuasan maksimal baik untuk klient dan konsumen dari klient, kami menyediakan berbagai kategori brand dan Produk seperti Audio Video, Gadget, Notebook & Tablet, Home Appliances, Toys, Tools, Voucher (Belanja dan Tour). Singkat kata, kami mencoba memenuhi secara maksimal kebutuhan klient untuk barang-barang dari semua kategori yang tersedia.

Nilai tambah yang kami tawarkan atas pengadaan barang adalah berdasarkan penebusan (base on redemption). Melalui cara ini klient hanya membeli dari kami jika terjadi penebusan (redemption) oleh konsumen mereka, tidak ada minimum order, sehingga tidak terjadi pengadaan barang secara berlebihan dan tidak terpakai pada saat program berakhir.

Aktivitas

Tujuan dari Loyalti Program atau Raffle Management adalah untuk meningkatkan dan menjaga Loyalitas konsumen terhadap suatu produk yang dikeluarkan oleh prinsipal. Salah satu cara bisa menggunakan Points sebagai satuan untuk mengkonversi Nilai atau Kuantiti dengan menggunakan rasio biaya secara proporsional sesuai kebijaksanaan perusahaan. Masa Pengumpulan Point dilaksanakan dalam periode tertentu bisa dalam jangka waktu 3 Bulan, 6 Bulan atau 12 Bulan.

Pola kerja sama ini melibatkan 3 (Tiga) pihak yaitu : Prinsipal (Klient), Konsumen dan Penyedia Jasa Pelaksana Program. Prinsipal membuat Program, Konsumen sebagai Target pelaksanaan program dan Penyedia Jasa sebagai pihak yang membantu terlaksananya program tersebut. Jika memakai point sebagai dasarnya, maka prinsipal (klient) adalah pihak yang menerbitkan point, konsumen yang menerima atau mendapatkan points dan penyedia jasa sebagai pihak yang menyediakan dan mengirimkan produk kepada konsumen mewakili prinsipal.

Alur Bisnis Program Loyalty

Skema


Anggaran Reward disusun berdasarkan kebijaksanaan masing-masing klient, dan secara umum memakai angka persentase tertentu terhadap penjualan. Adapun besaran persentasenya ada diangka 1% sampai dengan 2.5%. Angka ini akan digunakan sebagai dasar untuk menghitung ratio biaya program reward. Komponen Biaya program reward ada 2 (Dua) yaitu : Biaya Produk dan Biaya Pengiriman. Ada juga biaya tambahan lainnya seperti biaya aplikasi CRM, call centre dan SMS gateway untuk menjalankan program reward yang lengkap dari hulu sampai hilir.

1. Skema Pencapaian (Achievement Scheme)
Untuk skema rewardnya sendiri ada berbagai pilihan, mulai dari yang sederhana sampai dengan yang komplek. Skema yang paling umum dan sering digunakan adalah Skema Pencapaian. Cara kerja skema ini adalah Konsumen diberikan Target angka tertentu (bisa dalam bentuk nilai atau kuantiti) untuk dicapai dalam periode tertentu (misalnya 3 bulan, 6 bulan atau 12 bulan). Jika tercapai, maka akan langsung mendapatkan reward sesuai pencapaiannya. Kalau tidak tercapai maka tidak akan mendapatkan reward. Pilihan produk reward dalam skema ini biasanya terbatas dan tidak memiliki banyak pilihan.

2. Skema Point Reward (Point Reward Scheme)
Skema ini sangat populer, karena memberikan ruang gerak yang sangat fleksibel untuk mengakomodasi kebutuhan semua pihak yang terlibat dalam program reward ini. Beberapa jenis perusahaan yang mengunakan skema ini adalah Bank (Kartu Kredit & Tabungan), Barang Konsumen, Bahan Bangunan dan Pembiayaaan. Adapun cara bekerjanya adalah mengkonversi Nilai Penjualan atau Kuantiti Penjualan dengan suatu angka ratio tertentu yang telah ditetapkan sebelumnya. Misalnya Nilai Penjualan per Rp. 1.000.000,- mendapatkan 1 point dan Kuantiti Penjualan per 10 Pcs mendapatkan 1 Point.

Point Reward per SKU bisa divariasikan juga sesuai kebutuhan, misalnya SKU tertentu di double point atau triple point berlaku untuk periode tertentu, misalnya SKU xyz normal = 1 point, masa promo menjadi 2 points untuk periode Bulan xxx sd yyy 20xx.

Program Manajer bisa mendefinisikan Jaringan Distribusi di level mana yang akan diberikan reward untuk mendorong peningkatan penjualan. Mulai dari Jaringan Distribusi di level Distributor, Dealer, Toko, Salesman sampai konsumen.

Demikian juga dari sisi pilihan produk reward, konsumen diberikan kebebasan untuk memilih produk reward sesuai keinginannya. Tidak ada penentuan atau pembatasan jenis produk yang bisa di tebus (redemp), konsumen bebas memilih produk yang telah tersedia didalam katalog berdasarkan jumlah point yang dimiliknya.


Jenis Produk Hadiah

Aplikasi


Apolo adalah aplikasi yang kami bangun untuk memenuhi kebutuhan klient yang ingin menjalankan loyalti program secara komputerisasi sehingga beban data yang besar bisa diproses dalam waktu yang singkat dan sekaligus mengurangi kesalahan akibat proses secara manual. Aplikasi ini bisa dikustomisasi sesuai keperluan klient ketika mendesign loyalti program mereka dari skema point reward, tampilan berbagai Laporan sampai Points Statement per konsumen per bulan.

Fitur-fitur yang terdapat dalam aplikasi
 1.Daftar SKU dan nilai point per sku serta kustomisasi nilai point per sku untuk periode tertentu.
 2.Daftar Produk Hadiah dan nilai point per produk.
 3.Penambahan Point atas Transasksi Penjualan.
 4.Penukaran Produk Hadiah atas jumlah point yang dimiliki.
 5.Segmentasi Penjualan berdasarkan Region, dimana satu region mewakili satu pulau atau beberapa pulau dalam satu region.
 6.Segmentasi Penjualan berdasarkan Area, dimana satu Area mewakili satu propinsi atau beberapa propinsi dalam satu Area.
 7.Segmentasi Penjualan berdasarkan Distibutor, dimana satu Bisnis Area membawahi beberapa distributor.
 8.Segmentasi Penjualan berdasarkan Toko/Outlet, dimana satu Distributor membawahi beberapa Toko/Outlet.
 9.Laporan Points Per Toko/Oulet per Bulan, yang berisikan nilai transaksi dan point yang diperoleh setiap bulan, serta produk hadiah yang telah di tebus (redemp).
10.Digitalisasi semua dari Formulir Pendaftaran (Registrasi), Surat Jalan pengiriman produk hadiah, Formulir Redemption, Surat Kontrak Penjualan.


Portfolio